-Bismillah- salah satu dari ceramah agama KH. Ahmad Bakeri adalah bertemakan 3jalan menuju taqwa dan kebenaran. Untuk mencapai takwa, melalui 3 unsur:
1. syariat,
2. tarikat,
3. Hakikat.
maka dengan ketiga ini akan tercapai yang namanya makrifat.
maka dengan ketiga ini akan tercapai yang namanya makrifat.
"Barangsiapa mengenal kelemahan diri, mengenal, Allah akan mengenalnya". semakin tinggi tasawufnya, semakin tinggi tingkat ibadahnya. Kalau kita ke warung, orang pintar kada usah nanya. atau lengkap kah kada. kalau isinya penuh, berarti pelayanannya bagus. fiqihnya lengkap, tasawufnya lengkap, akidahnya lengkap.
Ketiga unsur ini, akan membuahkan 1 yang namanya makrifat. Arti syari'at memperbuat atau meninggalkan apa yang dilarang. tarikat adalah mempelajari segala yang dilakukan oleh Rasul yang mempraktekkan. sedangkan hakikat adalah hasil dari perbuatan yang dicontohkan pada perilaku Rasul tersebut. Faqih wajib taqlid pada minimal 1 dari keempat imam tersebut. yang tidak boleh/ haram adalah mencampur adukkan madzhab dalam suatu ibadah. misalnya dalam sembahyang dan wudhu. Hal ini terdapat dalam kitab mizanul kubra oleh Imam Abdul Wahab Syahrani karena kita bukan mujtahid mutlak.
Manusia mempunyai 5 pangkat, jahil, awam, alim, arif, mujtahid. Manusia yang jahil ini, jawabannya ketika ditanya adalah selalu salah. Tingakatan awam ini, ketika ditanya dia memang tahu tapi karena dia mengikuti jawaban orang lain. sedangkan orang alim, dia tahu jawabannya karena belajar sendiri. Arti niat takrif, mengqasad sesuatu dengan pekerjaannya. jadi tidak boleh bersamaan. antara berniat sambil berwudhu. Kata Imam Syafi'i tidak sah.
Gunakan otak untuk menghafal ayat-ayat alqur'an serta kaidah agama agar ketika tua nanti dapat berguna ketika mata tidak lagi melihat. Kalau syariat saja belum dipelajari, bagaimana bisa mempelajari tarikat. Syariat ini mengetahui ilmunya seperti duduk diatas majelis ta'lim. sedangkan tarikat adalah mengamalkan ilmunya dalam ta'lim, misalnya berdzikir(amalan) sesuai yang dihimbau oleh orang yang memberi amalan/ mengamalkan ilmu yang sudah ada. Diantaranya ibadah rutin, sesudah sembahyang seperti membaca ayat kursi, dll.
Dalam kitab Idarussalawat, Muadz datang kepada Rasulullah. Dia meminta amalan untuk mati beriman, Rasul menjawab belum ada satu sahabat pun yang bertanya. Rasul pun bertanya kepada seluruh ruh nabi. Dan ternyata belum juga ada umat yang bertanya kepada para nabi. selanjutnya, Rasul bertanya kepada Jibril, dan Jibril pun tidak tau juga. Jibril pun memintakan kepada Allah. Allah meminta untuk disampaikan, membaca "Allahula syahida****putus****" setiap 5 waktu. mengisi umur yang diberi Allah Ta'ala. Dibanyaki urusan akhirat, kurangi urusan dunia. jangan berani dengan mati dan jangan takut dengan mati tapi harus siap untuk mati. satu riwayat mengatakan: "wahablana milladunka rohmatan antal wahab........*lima kali dalam waktu2 itu.
sesibuk apapun usahakan untuk beramalan (zikir, dll). mengakui "la haula wala quata illa billah" itu merupakan makrifat kepada Allah. jangan samapai cidera salah satu dari ketiga ini. harus ada pertanggung jawaban terhadap sanadnya dalam segala amalan tersebut. dan hendaklah seimbang hakikat dengan syariat itu agar tidak kosong. kulit penting isi penting. semoga Allah memberkahi tulisan ini karena juga di tulis ketika sedang mendengarkan ceramah dari kaset beliau. Wassalam_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar